Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam, shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada nabi paling mulia dan rasul paling utama, yaitu junjungan baginda nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam, beserta segenap keluarga dan  sahabat-sahabatnya.

Saya Alfaqir Salim bin Abdullah bin Umar As-shathiri, pengasuh Rubath tarim

Mempersembahkan kalimat kalimat singkat ini, sebagai Wasiat teruntuk  penuntut Ilmu pada umumnya dan terlebih mereka yang belajar di rubath Tarim atau yang sudah pulang ke tanah airnya.

  • Hal pertama adalah Takwa kepada Allah dimanapun berada, dan kapanpun berada, jadikan Takwa itu sebagai keharusan, sebagaimana bayangan harus melekat pada diri seseorang, tak dapat berpisah dan tak dapat dipisahkan baik ucapan, perbuatan, Aqidah, Amalan, bergerak dan berdiam. Takutlah kepada Allah azza wa jalla.

  • Hal terpenting yang sepatutnya diperhatikan juga adalah mengamalkan Ilmu, terlebih ilmu yang dipelajari di rubath tarim, maka hendaklah mengamalkan dan menerapkan nya, dimulai dari bangun tidur sampai tidur kembali.

  • Lalu amalkan membaca doa bangun tidur, dan doa hendak tidur dan lain sebaginya, sehingga tak ada sesuatu yang tertinggal dari apa yang telah diamalkan oleh baginda nabi saw kecuali telah diamalkan nya, jadikan itu sebagai amalan wiridmu.

  • Kemudian yang kedua adalah : jagalah dirimu dlm pengamalan Ilmu, jagalah shalat jumat dan shalat berjemaah, shalat sunnah rawatib, shalat sunnah dhuha, shalat Witir, siwak dan lain-lain nya dari amalan sunnah dan adab-adab nya.

  • Berperilakulah dengan  ahlak yang mulia kepada orang yg tua, remaja dan  anak-anak.  Berdakwah kepada Allah dengan lembut, serta berhati-hati dlm hal tersebut, pada waktu yang tepat dan pada tempat yang tepat pula, sehingga nampak hasil dan faidahnya, dan manfaatnya menular kepada orang lain.

  • Waspadalah terhadap fitnah wanita, juga berkawan dengan Wanita, terlebih jika engkau hidup di negera yang bebas.(begitu juga wanita, waspada pada diri mereka agar tidak memfitnah atau terfitnah)

  • Sebab Wanita itu adalah senjata paling kuat yang digunakan oleh setan untuk menjerumuskan orang beriman trutama para pemuda kepada lembah kemaksiatan.
    Diriwayatkan oleh imam muslim dalam kitab shahihnya. Sabda Baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam: 

ما للشيطان سلاح أبلغ للصالحين من النساء

“Tidak ada senjata setan yang lebih ampuh untuk menggoda orang-orang shaleh melebihi daripada wanita”.

oleh itu hendaklah berwaspada dan berjaga-jaga, jauhi tempat-tempat hiburan, dan permainan terlarang, seperti diskotik,  tempat pesta dansa, tempat orang bernyayi, berakting, dan lain sebagainya dari berbagai tempat yang disana turun laknat dan kemurkaan Allah tabaraka wa Ta’ala.

  • Juga, hendaklah meningkatkan dlm tambahan ilmu agama dan buatlah pengajian untuk masyarakat awam, berceramahlah kepada semua orang sesuaikan dengan tingkat pemahaman mereka.

  • Juga hendaklah meningkatkan tambahan ilmu, dan jika mempunyai pengajian yang standar bagi kalangan awam, disamping itu hendaklah pula membuat kajian khusus untuk mempelajari kitab-kitab yang lebih tinggi sehingga ilmunya semakin bertambah, dan bertambah pula pemahaman, juga bertambah kemanfaatan bagi masyarakat pada umumnya.

  • Juga berusahalah untuk mengajak sebagian orang-orang kafir untuk memeluk agama islam, setidaknya walau hanya dengan mengajak mereka untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun peringkat ini adalah peringkat terendah.

  • Kemudian, juga senantiasa melestarikan pakaian yang islami, gamis dan imamah, terlebih dihari jumat (juga saat majlis taklim), dan jangan mengenakan pakaian setelan barat, kecuali ketika darurat dan ketika sangat perlu untuk tujuan baik, karena kebanyakan pakaian seperti itu, mempertontonkan aurat.

  • Hendaklah atur waktu, sehingga dengan mengatur waktu akan nampak keberkahan, mulai dari waktu bangun tidur sampai waktu tidur kembali,

  • Jadikan waktumu teratur, aturlah waktu tidur, waktu makan, waktu bersantai dengan anak dan klrg, waktu istirahat, waktu bermuthala’ah, waktu belajar ilmu, dan jadikan bagian waktu untuk belajar ilmu itu lebih banyak daripada waktu-waktu yang lain.

  • Kemudian hendaklah bermajlis dengan orang-orang pilihan yaitu orang sholeh, dan jauhi majlis orang-orang buruk, sesuai kemampuan.

  • Sebagaimana engkau hendaknya melazimkan diri dalam menempuh thariqah saadah ăali bà alawi dalam ucapan, perbuatan, suluk dan aqidahnya, maka juga jauhi aqidah-aqidah yang rusak, dan aqidah-aqidah lain nya yg menyimpang, sehingga engkau tidak tersesat dan tidak menyesatkan

  • tak diragukan lagi, bahwa thariqah salaf kami ălu ba alawi adalah jelas, dan kitab-kitab nya tersusun, hendaklah ikatkan hatimu dengan amalan dan wirid mereka, trutama wirid lathif dan rotib Alhadad, lazimi juga kitab-kitab mereka,  bacalah kitab-kitab karya mereka, dalam setiap waktu, setiap majelis,..

Akhinya..Aku memohon kepada Allah tabaraka wa ta’ala, semoga Allah memberikan keberkahan kepada kalian semua, dalam ilmu, dan waktu kalian,

dan menjaga kalian dari segala jenis penyakit dan rasa sakit, dari musuh, serta memudahkan urusan kalian, baik urusan agama maupun urusan dunia,  membuka kepada kalian pintu-pintu yang luas yang di ridhai, yang mengalir rezeki-rezeki tanpa tertimpa musibah, dan tanpa tertimpa marabahaya.

Sesungguhnya Allah atas apa yang ia kehendaki  maha kuasa, dan untuk mengabulkan doa doa ini Maha pantas

Sebagaimana aku mengharap kepada kalian tidak melupakanku dalam doa-doa baik kalian, senantiasa dalam keafiatan, kesehatan, terjaga dari perkara buruk, dari malapetaka, dan aku berharap semoga Allah tabaraka Wa ta’ala mengabulkan semua doa, mencapaikan segala hajat, sesungguhnya atas apa yang ia kehendaki maha kuasa, dan untuk mengabulkan nya teramat pantas

Semoga Shalawat dan salam Allah tetap tercurahkan kepada junjungan nabi Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya

Walhamdulillahi rabbil alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *