Mendengarkan cerita para salaf memang selalu membuat kita dibuat tercengang dan heran. Banyak ilmu, adab, akhlak, da’wah, serta mujahadah mereka yang sulit untuk kita bayangkan di zaman ini. Seperti solat seribu rokaat setiap malam nya, khatam alquran setiap rokaat nya. Sungguh kita akan dibuat terheran-heran. Itu baru salaf. Lalu bagaimana para Tabi’in….Sahabat??? Sungguh kita akan dibuat tidak hanya takjub. Namun air mata ini akan dibuat tidak bisa berhenti menetes karena rasa takjub, malu, hina, rindu, kagum.

Kisah memang salah satu cara dari banyak cara untuk menguatkan iman kita, menambah iman kita, serta membangunkan kita dari berleha-leha dan bersantai saja didunia ini. Padahal kita hidup di dunia ini untuk mempersiapkan bekal kita menghadapi kehidupan yang akan datang. Mari sejenak kita simak dan renungkan mujahadah para imam serta para salafusoleh.

Sayidina ali zainal abidin, siapa yang tidak mengenal beliau, beliau merupakan cicit dari Rasululloh. Ali zainal abidin Bin Husein Bin Fatimah az-zahro Binti Rosululloh. Beliau setiap malam nya bergadang untuk melakukan solat seribu rokaat,kemudian dilanjutkan keliling kota madinah sambil membawa sedekah untuk di berikan kepada penduduk madinah. kurang lebih 155 jumlah nya, dan yang lebih menakjubkan. Para penduduk tidak mengetahui kalau yang menaruh makanan di depan rumah nya dalah Ali Zainal Abidin. Yang mereka tau adalah setiap mereka membuka pintu rumah di pagi hari. sudah tersedia bahan makanan di rumah mereka.

Imam Syafi’i, seorang imam besar. Bahkan ilmu nya bermanfaat hingga zamn ini. beliau membagi malam nya menjadi tiga bagian. 1/3 untuk ilmu, 1/3 untuk tidur, dan 1/3 untuk ibadah, beliau mengkhatamkan alquran setiap malam nya satu kali.

Syekh abubakar bin salim, solat fajar dengan wudhu isya’ selama 40 tahun.  setelah isya ia habiskan waktu nya untuk mengajar, kemudian ia berjalan dari inat menuju tarim untuk solat di masjid di seluruh kota tarim yang berjumlah 300 masjid. kemudian ia lanjutkan untuk memenuhi tempat minum hewan dengan air. rahmat nya beliau walaupun kepada binatang, subuh beliau sudah berada di inat lagi. dan ini beliau lakukan selama 40 tahun.

 

Al-imam Habib Abdurahman Asegaf, penghulu dari pada marga assegaf. beliau setiap malam nya begadang untuk 4 kali khataman quran, dan disiang hari nya juga beliau khtamkan 4 kali khataman.

Itu hanya lah segelintir saja dari banyak cerita menakjubkan para salafusoleh, mudah mudahan bisa membangkitkan diri kita yang lama tertidur dari kelalaian kepada Alloh, untuk segera bangun dan mengikuti setapak demi setapak jejak para salafusoleh. mudah mudahan Alloh berikan kita taufik dan hidayah nya. Amiin….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *