Kisah seorang guru yang bertanya kepada murid nya  :

Guru :
Wahai murid ku, seandai nya engkau hendak menuju kesebuah tempat, lalu engkau melewati sebuah jalan, dimana jalan itu adalah satu satu nya yang dapat menghantarkan mu menuju tempat tujuan mu itu tadi. Ada seekor anjing peliharaan yang menghadang mu, apa yang akan engkau lakukan? Apa engkau akan berbalik arah? Padahal tempat yang akan engkau tuju adalah tempat yang sangat penting dan engkau harus sampai kesana.

Murid:
Aku akan melawan dan menghadapi anjing tersebut wahai guru.

Guru :
Anjing tersebut sangat liar dan ganas. Apa kamu akan tetap melawan nya?

Murid :
Tetap akan saya lawan wahai guru, karena saya harus sampai ketempat tersebut.

Guru :
Wahai murid ku, ada cara yang lebih tepat untuk kamu sampai ke tempat tujuan mu tanpa kamu melawan anjing tersebut.

Murid :
Apa wahai guru ?

Guru:
Panggilah pemilik nya, minta pada pemilik nya agar menjaga anjijng tersebut, supaya tidak menggangu mu. Jika kamu melawan nya, apabila kamu menang maka kamu menghabiskan banyak tenaga, dan yang paling fatal adalah apabila kamu kalah melawan nya, maka kamu tidak akan sampai pada tempat tujuan mu.

Ini lah gambar singkat dari kalimah tawaudz dalam solat.

Ketika kita solat, seringkali syaiton datang untuk menggoda kita agar kita tidak khusyu, atau agar fikiran kita tidak fokus pada solat yang sedang kita kerjakan. Ketika kita sibuk memikirkan cara agar kita khusyu dan terhindar dari godaan syaiton ketika kita solat. Maka kita justru akan lelah sendiri. Namun cara yang paling tepat adalah, kita berlindung kepada yang menciptakan syaiton yaitu Alloh. Berlindung kepada Alloh dari godaan serta tipu daya nya. Memasrahkan kepada alloh, bahwa kita hamba yang lemah. Mohon untuk dilindungi dari godaan syaiton. Begitulah makna taawadz dalam solat kita.

Maka jangan tinggalkan membaca taawudz sebelum membaca surat alfatikhah dalam solat. Selain mendapatkan pahala sunnah, juga sebagai benteng kita berlindung kepada Alloh dari Syaithon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *