Pentingnya  Dzikir & Doa

Definisi DZIKIR & DOA

Di dalam kehidupan kita sehari hari, bedzikir dan berdoa sangat penting diterapkan kita sebagi umat muslim. Karena kedua aktivitas ini merupakan hubungan antara seorang hamba dengan Alloh SWT.

Pengertian Dzikir adalah suatu kegiatan atau cara yang dilakukan oleh seorang hamba dalam mengingat Allah SWT. Dalam dzikir seorang hamba memuji dan mengagungkan kebesaran Allah SWT. dengan merasa bahwa kita hanyalah seorang hamba yang lemah tak berdaya dan hanya Allah SWT. lah yang Maha Kuasa. Maka dari itu, kita seorang hamba-Nya hanyalah bagian kecil dari kekuasaan-Nya.
sedangkan Doa adalah suatu cara atau aktivitas seorang hamba dengan Allah SWT. dimana seorang hamba memohon dan meminta kepada Allah SWT. dengan maksud dalam hati bahwa keinginannya dapat terkabulkan.

Kita diperbolehkan berdoa hanya kepada Allah SWT. karena sebagaimana kita tahu bahwa Allah SWT. merupakan satu-satunya Tuhan yang wajib disembah dan hanya satu-satunya tempat bagi seorang hamba untuk mengadu, mengeluh dan memohon pertolongan. Karena tiada daya dan upaya selain kekuasaan dan pertolongan Allah SWT..

Macam macam Dzikir

Macam macam dzikir dibedakan menjadi 3 macam.

Dzikir dengan lisan

Dzikir dengan lisan dilakukan dengan mengucapkan kalimat-kalimat dzikir, baik dengan suara jelas (jahar) atau samar (sir) Kalimat-kalimat dzikir yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. adalah merupakan kalimat thayyibah) antara lain sebagai berikut: Subhanallah,Alhamdulillah, Allahu Akbar,Astaqfirullah hil adzim, la haula wa la quwatta illa billa, la illa ha illallah

Dzikir dengan fikir

Dzikir dengan fikir dilakukan dengan merenungkan ciptaan Allah SWT. dan merupakan dzikir yang sangat tinggi nilainya, di samping dapat memantafkan iman, juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan.

Dzikir dengan perasaan

Dzikir dengan perasaan dilakukan dengan berhunudzan kepada Allah SWT dan merasakan indahnya rahmat yang telah dikucurkan-Nya kepada kita,sehingga dapat merubah perasaan negatif menjadi positif. Beberapa contoh dzikir dengan perasaan adalah dengan merasa dekat dengan Allah SWT., merasa dilindungi Allah SWT., merasa disayangi Allah SWT., mendapat karunia dari Allah SWT. Allah SWT. memberikan segala kebaikan, sedangkan yang buruk diakibatkan oleh kesalahan kita.

Dzikir dengan perbuatan

Dzikir dengan perbuatan dilakukan dengan sikap taat dan patuh terhadap aturan Allah SWT., baik dalam hal aqidah, ibadah maupun mu’amalah. Sehingga segala gerak dan langkah serta tutur kata memancarkan akhlak Allah SWT. yang penuh rahmah, berbudi luhur dan jauh dari akhlak tercela

Pengklasifikasian dzikir menjadi tiga jenis; yaitu dzikir ‘âmmah (dzikir orang umum), dzikir khâsh (dzikir orang khusus), dzikir khâshsshatil khâshshah (dzikir orang-orang paling utama).

 dzikir yang diajarkan oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam justru mereka kategorikan dalam jenis dzikir pertama (dzikir âmmah) yang merupakan tingkatan dzikir paling rendah dalam pandangan mereka. Dzikir yang dimaksud ialah ucapan lâ ilâha illallâh. Level dzikir kedua, berdzikir dengan isim mufrad (nama tunggal) yaitu dengan mengulang-ulang lafzhul jalâlah (Allâh, Allâh….)[1] . Sedangkan tingkat tertinggi dalam berdzikir menurut mereka, mengulang-ulang kata huwa (dibaca hu..hu..hu) yang merupakan isim dhamîr (kata ganti ketiga tunggal) dari lafzhul jalâlah (Allah) yang artinya Dia.

Macam macam Doa.

Doa adalah kekuatan orang beriman. Doa bisa menyelamatkan seseorang dari bencana. Allah SWT berfirman, “Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu  dari bencana di darat dan di laut yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara  yang lembut (dengan mengatakan), ‘Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah  kami menjadi orang-orang yang bersyukur.'”(QS al-An’aam: 63]

Adapun Doa terbagi menjadi beberapa macam, adapun macam-macam Doa adalah sebagai berikut:
a. Doa untuk kebutuhan sehari-hari, seperti doa makan, doa mau tidur, dan lain lain
b. Doa untuk meminta keselamatan dunia dan akhirat
c.  Doa untuk orang tua  ,Dan lain lain.

Manfaat dzikir & Doa

Sebagaimana fungsi dari Dzikir itu sendiri yang mana dzikir membuat orang yang membacanya menjadi tenang, maka dzikir pun memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai berikut

Dzikir membawa seseorang untuk mendapatkan keberuntungan berupa Surga, Dzikir meninggikan derajat seseorang, Orang yang selalu (rutin) berdzikir akan mendapat ampunan dan pahala yang besar, Dzikir membuat Allah SWT. menjadi ridho, Dzikir adalah cahaya bagi ahli dzikir baik di dunia, di alam kubur, dan di akhirat kelak.

Sebagai makhluk berakal, tentu kita mempunyai keinginan yang beraneka ragam. Hutang bisa lunas, mempunyai anak yang patuh, dan sejenisnya. Allah memberikan solusinya, yaitu dengan cara berdoa, memohon kepada-Nya. Dalam Al-Qur’an, Allah subhânahȗ wa ta’âlâ berfirman: 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian’.” (QS Ghâfir: 60).

Diantara manfaat dari doa adalah:

  • Doa berfungsi untuk menunjukkan keagungan Allah SWT. kepada hamba-hambaNya yang lemah. Dengan doa seorang hamba menyadari bahwa hanya Allah SWT. lah yang memberi nikmat, menerima taubat, dan memperkenankan doa-doanya. Doa berfungsi mendorong hamba-Nya untuk selalu bersyukur. Sebab rasa syukur itu pula mendorong hamba-Nya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah.
  • Doa mengajari kita agar merasa malu kepada Allah SWT. sebab manakala ia tahu bahwa Allah SWT. akan selalu mengabulkan doa-doanya, maka tentu saja ia malu untuk mengingkari nikmat-nikmatNya.
  • Doa mengalihkan hiruk-pikuk kehidupan dunia keharibaan tafakur dan kekudusan munajat [22]) kehadirat Allah SWT.

Rasululullah saw bersabda :
Artinya: “Tidak ada seorang Muslim yang berdoa dengan tidak disertai dengan doa dan memutus hubungan persaudaraan kecuali Allah pasti akan memberikannya salah satu dari tiga hal. Bisa disegerakan doanya untuk dikabulkan, mungkin pula Allah menyimpannya sehingga dibalas di akhirat kelak. Dan kemungkinan pula Allah akan menghindarkan dia dari kejadian buruk yang menjadi ganti setara dari doa kebaikan  yang ia panjatkan.” (HR. Ahmad)

Doa yang tidak langsung dikabulkan oleh Allah, terdapat banyak kemungkinan. Mungkin Allah akan membalasnya dengan yang dibayangkan hamba atas doanya itu sendiri, atau kemungkinan-kemungkinan lain. Yang paling penting bagi hamba adalah husnudh-dhan (berprasangka baik) kepada Allah. Dalam hadits Qudsi dikatakan:

Artinya: “Aku sebagaimana dugaan hambaku kepadaku.” 

Allah itu Dzat yang maha pemurah. Dia malu jika ada hamba meminta kepada-Nya namun saat usai berdoa, seorang hamba pulang dengan tangan hampa. Meskipun tetap berdasar catatan, etika dan aturan berdoa harus diperhatikan betul oleh seorang hamba supaya doanya dikabulkan Allah.

Untuk mewujudkan budaya dzikir dan doa di dalam kehidupan sehari hari, dibutuhkan pengetahuan ,dan pembelajaran praktek yaitu dengan menerapkan dzikir dan doa sesudah kita melaksanakan ibadah sholat fardhu.

Selain itu kita pun harus menyadari bahwa berdzikir dan berdoa sangatlah penting terutama dalam menjaga hubungan antara hamba dengan Tuhannya, agar budaya berdzikir dan berdoa dapat diterapkan dengan baik yakni dengan memahami makna dan manfaat dari dzikir dan doa yang sesungguhnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *